Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Jelang Akhir Tahun 2026, Berburu Mobil Bekas di Pontianak Bisa Jadi Peluang

16 October 2026

BISNIS DAILY, PONTIANAK– Menjelang akhir tahun 2026, pasar mobil bekas menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan masyarakat yang ingin membeli kendaraan dengan anggaran terbatas.

Periode Oktober hingga Desember kerap dimanfaatkan calon pembeli untuk membandingkan harga dan mencari peluang negosiasi. Namun, penurunan harga mobil bekas tidak otomatis terjadi menjelang pergantian tahun karena bergantung pada kondisi pasar, ketersediaan unit, serta kebijakan masing-masing penjual.

Bagi masyarakat Pontianak yang mengincar mobil dengan anggaran Rp80 juta hingga Rp100 juta, pemilihan kendaraan perlu dilakukan secara cermat. Harga murah belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis apabila mobil membutuhkan banyak perbaikan setelah dibeli.

Salah satu model yang dapat masuk dalam daftar pencarian adalah Ford EcoSport bekas keluaran 2015 hingga 2017. Mobil jenis SUV kompak ini bisa dipertimbangkan untuk kebutuhan perjalanan dalam kota maupun luar kota.

Meski demikian, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi kendaraan, riwayat servis, ketersediaan suku cadang, serta kemudahan menemukan bengkel yang memahami karakteristik mobil Ford.

Jangan Hanya Mengejar Harga Murah

Membeli mobil bekas menjelang akhir tahun membutuhkan strategi. Calon pembeli sebaiknya mulai memantau harga sejak Oktober, membandingkan sejumlah unit pada November, kemudian mempertimbangkan transaksi pada Desember apabila menemukan kendaraan yang sesuai.

Penjual yang ingin mempercepat perputaran stok mungkin lebih terbuka terhadap negosiasi. Namun, peluang tersebut tidak berlaku untuk semua kendaraan dan tidak menjamin harga akan turun.

Karena itu, calon pembeli disarankan membandingkan beberapa iklan dengan tahun produksi, tipe, transmisi, jarak tempuh, dan kondisi yang sebanding.

Untuk Ford EcoSport, pilihan transmisi juga perlu menjadi pertimbangan penting. Versi manual dapat menjadi alternatif bagi pembeli yang mengutamakan kesederhanaan perawatan transmisi. Sementara itu, versi otomatis menawarkan kenyamanan saat menghadapi kemacetan, tetapi memerlukan pemeriksaan lebih teliti.

EcoSport otomatis generasi tersebut menggunakan transmisi dual-clutch yang perlu diperiksa untuk memastikan tidak terdapat gejala getaran, perpindahan gigi tersendat, atau keterlambatan respons.

Sisihkan Dana untuk Servis

Selain harga pembelian, calon pemilik perlu memperhitungkan biaya servis awal dan dana cadangan untuk perbaikan. Pemeriksaan mesin, sistem pendingin, kaki-kaki, sistem kelistrikan, serta kondisi transmisi sebaiknya dilakukan sebelum transaksi.

Riwayat servis yang jelas juga menjadi nilai tambah. Calon pembeli perlu memastikan dokumen kendaraan lengkap dan nomor rangka serta nomor mesin sesuai dengan dokumen resmi.

Jika memungkinkan, pemeriksaan dilakukan di bengkel independen yang berpengalaman menangani Ford. Langkah ini membantu calon pembeli mengetahui potensi masalah sebelum mengeluarkan uang.

Pada akhirnya, akhir tahun dapat menjadi momentum untuk mencari penawaran mobil bekas, tetapi bukan jaminan mendapatkan harga paling murah.

Bagi pembeli di Pontianak, keputusan terbaik bukan sekadar menemukan mobil dengan harga di bawah Rp100 juta, melainkan memperoleh kendaraan yang kondisinya layak, biaya perawatannya dapat diperkirakan, dan aman digunakan untuk perjalanan sehari-hari maupun ke luar kota. (*)

Prev Article
Laporan LKPP: Transaksi Pengadaan Produk Dalam Negeri Capai Rp389,2 Triliun
Next Article
The Rise of AI-Powered Personal Assistants: How They Manage

Related to this topic: