Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Pasokan Air Terjaga, Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-129 di Watuduwur Sesuai Target

01 August 2026

BisnisDaily, PURWOREJO – Ketersediaan pasokan air untuk mendukung proses pengecoran jalan pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dipastikan aman. 

Kelancaran distribusi air ini menjadi salah satu faktor penting agar pembangunan sasaran fisik dapat berlangsung sesuai jadwal.

Hingga akhir Juli 2026, kebutuhan air untuk proses pengecoran jalan terus terpenuhi melalui koordinasi antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut membuat proses pembangunan tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Danramil 10/Bruno, Kapten Inf. Eko Setiawan, meminta anggotanya terus memantau ketersediaan air agar proses pengecoran tidak terkendala.

"Ketersediaan air untuk pengecoran jalan hingga saat ini masih mencukupi. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat agar distribusi air tetap lancar, sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai target yang telah ditentukan," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (31/7/2026) kemarin.

 

Anggota TNI dan warga bersama-sama menarik gerobak sorong untuk mempermudah proses pengecoran. (Foto: Itjenad)

Menurut dia, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak hanya bergantung pada kesiapan personel Satgas, tetapi juga dukungan masyarakat yang secara aktif membantu penyediaan maupun pendistribusian air ke lokasi pekerjaan.

"Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong yang terjalin membuat setiap kendala di lapangan dapat diatasi bersama sehingga pekerjaan terus berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Sementara itu, Perwira Pengawas Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad), Kolonel Arm. Ali Nabhan, yang meninjau langsung pelaksanaan program di Desa Watuduwur meminta seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar, mulai dari penggunaan material, kualitas pekerjaan, hingga pemanfaatan sumber daya pendukung seperti pasokan air.

"Ketersediaan material dan sarana pendukung, termasuk pasokan air, merupakan bagian penting yang kami pastikan dalam fungsi pengawasan. Kami ingin seluruh proses pembangunan berjalan efektif, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan Itjenad tidak hanya fokus pada aspek administrasi, tapi juga memastikan pelaksanaan di lapangan sesuai dengan perencanaan serta mampu mengantisipasi berbagai kendala teknis yang berpotensi menghambat pekerjaan.

TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur tidak hanya mengerjakan pembangunan jalan, tetapi juga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan perbaikan mushola. 

“Seluruh sasaran tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, aparatur Desa Watuduwur, jajaran Kecamatan Bruno, serta masyarakat setempat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambah Ali Nabhan.
 

Prev Article
TMMD Kodim 0708/Purworejo: Percepat Pembangunan Jalan hingga Rumah Tak Layak Huni di Watuduwur

Related to this topic: