Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Bukan Cuma Artis, Tya Ariestya Bangun Bisnis Kos-kosan untuk Investasi Jangka Panjang

23 October 2026

BISNIS DAILY, PONTIANAK – Penghasilan dari dunia hiburan bukan satu-satunya sumber bisnis Tya Ariestya. Artis sekaligus presenter ini telah sekitar 12 tahun mengembangkan usaha properti berupa kos-kosan bersama suaminya, Irfan Ratinggang.

Terbaru, pasangan ini meresmikan kos-kosan baru di Jakarta Selatan pada 17 Agustus 2026. Properti tersebut menambah portofolio usaha hunian sewa yang sebelumnya telah mereka kembangkan di sejumlah lokasi, seperti Kuningan, Cilandak, Setiabudi, hingga Karawang.

Bagi Tya, bisnis kos-kosan bukan sekadar menambah aset, melainkan investasi jangka panjang yang membutuhkan perencanaan dan kesabaran.

Dikutip dari Liputan6.com, ide mengembangkan properti terbaru itu berangkat dari pertimbangan finansial keluarga. Lokasi rumah yang berada di kawasan strategis membuat biaya pajak bangunan menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan.

Dari situ, pemanfaatan properti untuk usaha kos-kosan menjadi salah satu pilihan agar aset dapat menghasilkan nilai ekonomi.

Mengandalkan Fasilitas dan Lokasi

Dalam bisnis hunian sewa, lokasi dan fasilitas menjadi faktor penting untuk menarik calon penyewa. Kos-kosan yang dikelola Tya dan suaminya menyediakan fasilitas seperti tempat tidur, televisi, AC, lemari, serta kamar mandi dalam.

Layanan kebersihan kamar secara rutin juga menjadi bagian dari pengelolaan hunian tersebut. Pilihan fasilitas ini menyasar kebutuhan penghuni yang menginginkan tempat tinggal praktis dan nyaman. Namun, keberhasilan bisnis tetap bergantung pada tingkat keterisian kamar, biaya operasional, perawatan bangunan, dan kemampuan pengelola mempertahankan penyewa.

Artinya, memiliki bangunan kos-kosan tidak otomatis menjamin keuntungan. Pengusaha tetap perlu menghitung biaya pembangunan atau pembelian properti, pajak, listrik, air, perawatan, serta kemungkinan kamar kosong.

Bukan Bisnis yang Cepat Balik Modal

Perjalanan bisnis Tya menunjukkan bahwa usaha properti membutuhkan proses panjang. Ia telah merintis bisnis kos-kosan bersama suaminya sejak sekitar 12 tahun lalu.

Pengembangan usaha ke sejumlah lokasi menjadi bagian dari perjalanan mereka membangun portofolio properti. Meski demikian, besaran modal pembangunan kos-kosan terbaru, jumlah kamar, tarif sewa, tingkat keterisian, serta keuntungan bersihnya belum terungkap secara terbuka. Karena itu, belum ada dasar yang cukup untuk menghitung berapa pendapatan aktual yang diperoleh pasangan tersebut dari bisnis kos-kosan.

Bisnis properti juga memiliki risiko, mulai dari tingginya biaya investasi awal, kenaikan biaya perawatan, persaingan dengan hunian sewa lain, hingga perubahan permintaan pasar.

Kisah Tya Ariestya memperlihatkan bagaimana seorang figur publik mengembangkan usaha di luar industri hiburan. Namun, pelajaran bisnis yang paling relevan bukan sekadar memiliki banyak properti, melainkan bagaimana mengelola aset agar tetap produktif dan menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan. (*)

Prev Article
IHSG Babak Belur, HIPMI: Ekonomi RI Belum Tamat!
Next Article
The Rise of AI-Powered Personal Assistants: How They Manage

Related to this topic: