BISNID DAILY, PONTIANAK — Tren bisnis kekinian terus berkembang pesat, mulai dari kuliner viral hingga usaha minuman modern. Di tengah peluang tersebut, akses permodalan dari perbankan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk berani memulai usaha.
Program pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digulirkan Pemerintah Indonesia melalui sejumlah bank nasional dinilai mampu membuka jalan bagi pelaku usaha baru. Dengan bunga rendah dan proses yang relatif mudah, skema ini banyak dimanfaatkan untuk membangun bisnis kekinian yang mengandalkan kreativitas dan tren pasar.
1. KUR (Kredit Usaha Rakyat) – Paling Favorit
Program dari Pemerintah Indonesia lewat bank seperti:
- Bank Rakyat Indonesia (BRI)
- Bank Mandiri
- Bank Negara Indonesia (BNI)
Keunggulan:
- Bunga rendah (sekitar 6% per tahun)
- Bisa tanpa agunan (untuk plafon kecil)
- Cocok untuk UMKM & usaha baru
Plafon:
- KUR Mikro: sampai Rp100 juta
- KUR Kecil: sampai Rp500 juta
Cocok banget buat:
- buka usaha burger / odadog
- warteg kekinian
- minuman viral
2. Kredit Modal Usaha (KMU)
Produk dari bank umum (non-subsidi pemerintah)
Ciri:
- Plafon lebih besar
- Tapi bunga lebih tinggi dari KUR
- Biasanya perlu jaminan (sertifikat / BPKB)
Cocok kalau:
- usaha sudah jalan
- mau ekspansi (buka cabang, franchise)
3. Kredit Tanpa Agunan (KTA)
Ditawarkan oleh bank seperti:
- Bank Central Asia (BCA)
- CIMB Niaga
Keunggulan:
- Tanpa jaminan
- Proses cepat
Kekurangan:
- Bunga lebih tinggi
- Plafon terbatas
Biasanya dipakai buat tambahan modal kecil.
4. Alternatif Digital (Kalau Ditolak Bank)
- P2P lending (hati-hati bunga)
- Koperasi simpan pinjam
- Investor / patungan usahaSyarat Umum Pengajuan
Biasanya kamu perlu:
- KTP & KK
- NIB / izin usaha
- Foto usaha / rencana bisnis
- Rekening koran (kalau usaha sudah jalan)
Tips Biar Mudah Disetujui
Jangan asal ajukan — ini yang sering bikin ditolak:
- Punya konsep usaha jelas (misalnya: odadog ala Pontianak)
- Hitungan sederhana:
- modal
- harga jual
- target penjualan
- Lokasi usaha sudah ada / jelas
- Tunjukkan potensi (misal: tren makanan viral)
Realita yang Perlu Kamu Tahu
Bank jarang kasih modal ke usaha yang masih 0% tanpa bukti.
Minimal:
- sudah mulai kecil-kecilan
ATAU - punya rencana bisnis yang meyakinkan
Dengan dukungan permodalan yang semakin mudah diakses, pelaku usaha dituntut tidak hanya berani memulai, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang menarik. Perpaduan antara akses finansial dan ide kreatif diyakini akan menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan bisnis kekinian di era saat ini. (*)