Bisnis Daily, PONTIANAK - Keputusan Amerika Serikat menarik diri dari 66 organisasi internasional tak hanya jadi sorotan global, tapi juga memunculkan pertanyaan: apa dampaknya bagi negara berkembang seperti Indonesia?
Meski tidak terdampak secara langsung, Indonesia tetap bisa merasakan efek ikutannya. Pasalnya, Amerika selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang dana terbesar bagi berbagai program internasional, mulai dari isu iklim, kesehatan, hingga pembangunan. Mundurnya AS berpotensi membuat sebagian program bantuan berjalan lebih lambat.
Di sektor lingkungan, dampaknya juga patut dicermati. Indonesia termasuk negara yang cukup rentan terhadap perubahan iklim, mulai dari banjir hingga kenaikan muka air laut. Jika komitmen global melemah akibat berkurangnya peran AS, upaya bersama menekan dampak krisis iklim bisa ikut tersendat.
Namun, di balik tantangan itu, ada peluang yang bisa dimanfaatkan. Berkurangnya peran Amerika membuka ruang bagi negara lain untuk tampil lebih dominan. Indonesia pun berpeluang memperkuat kerja sama dengan negara Asia, Eropa, hingga kawasan Global South, sekaligus meningkatkan peran strategisnya di ASEAN.
Singkatnya, langkah Amerika ini memang membawa tantangan baru, tapi juga bisa menjadi momentum bagi Indonesia untuk semakin aktif dan mandiri di panggung global. (*)