Bisnis Daily, PONTIANAK - Nama Timothy Ronald, yang terkenal sebagai influencer dan pengusaha muda di dunia kripto, lagi ramai diperbincangkan karena dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan investasi kripto. Kasus ini kini sedang diselidiki oleh Polda Metro Jaya.
Kronologi Kasus
Kasus ini mulai mencuat ketika seorang pelapor berinisial Y membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 9 Januari 2026. Dia mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp 3 miliar setelah mengikuti rekomendasi investasi kripto yang disampaikan di dalam komunitas Akademi Crypto — tempat yang dulu dibangun oleh Timothy bersama rekannya.
Menurut laporan, pelapor dan beberapa anggota grup Discord menerima rekomendasi untuk membeli koin kripto “Manta” karena dijanjikan bakal cuan besar sampai 300–500% keuntungan. Namun kenyataannya, harga koin malah turun drastis sampai minus sekitar 90%, membuat banyak orang rugi.
Polisi Angkat Bicara
Polisi Polda Metro Jaya membenarkan laporan itu. Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengatakan laporan tersebut sudah diterima dan kini sedang diselidiki.
Penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pelapor dan sejumlah saksi pada Selasa (13/1/2026), sebagai langkah awal klarifikasi dalam kasus ini. Polisi juga akan menganalisis barang bukti laporan sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Menurut keterangan Budi, status Timothy saat ini masih dalam tahap penyelidikan, artinya belum dinyatakan tersangka atau terdakwa. Polisi juga belum memberikan penjadwalan pemeriksaan terhadap Timothy secara langsung.
Pernyataan Pelapor dan Kuasa Hukum
Pelapor berinisial Y datang ke Polda Metro Jaya didampingi kuasa hukum. Ia mengaku siap berbagi detail kerugian serta kronologi lengkap setelah proses pemeriksaan awal (BAP) selesai. Kuasa hukumnya menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap awal dan dimaksudkan untuk menghormati proses penyelidikan polisi.
Lebih lanjut, kuasa hukum pelapor mengatakan bahwa jumlah orang yang merasa dirugikan bisa jauh lebih besar. Hingga kini, hampir 300 orang sudah mendaftarkan diri ke tim hukum sebagai korban lain yang merugi karena rekomendasi investasi tersebut.
Belum Ada Pernyataan dari Timothy Ronald
Hingga kini, Timothy Ronald maupun pihak Akademi Crypto belum memberi tanggapan resmi soal laporan ini kepada media atau polisi. Tidak ada pernyataan langsung dari dirinya yang dipublikasikan saat ini. Hal ini masih tahap penyelidikan, jadi publik tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa Timothy terbukti bersalah.
Influencer kripto kondang dilaporin ke polisi, bukan karena dia udah pasti penipu, tapi karena sejumlah anggota komunitas investasi merasa rugi besar setelah ikut saran trading kripto yang katanya bisa bikin cuan gila. Polisi sekarang lagi ngumpulin bukti & ngelarang saksi, sambil nungguin semua fakta keluar dulu. Kasusnya baru start, jadi kita tunggu update berikutnya ya!