BISNIS DAILY, PONTIANAK - Pernah melihat komentar seperti "Buy a house? In this economy?" atau "Liburan ke luar negeri? In this economy?" di TikTok, X, atau Instagram?
Belakangan ini, frasa "in this economy" menjadi salah satu istilah yang paling sering digunakan oleh Gen Z dan milenial di media sosial. Sekilas terdengar sederhana, tetapi ungkapan ini menyimpan sindiran, humor, sekaligus kritik terhadap kondisi ekonomi saat ini.
Secara harfiah, "in this economy" berarti "di kondisi ekonomi seperti sekarang ini." Namun, dalam percakapan sehari-hari, frasa tersebut digunakan untuk mempertanyakan apakah suatu keputusan masih masuk akal dilakukan ketika biaya hidup terus naik, harga kebutuhan pokok mahal, lapangan kerja semakin kompetitif, hingga daya beli masyarakat melemah.
Dari Krisis Ekonomi Jadi Bahasa Meme
Istilah ini sebenarnya bukan bahasa gaul baru. Frasa tersebut mulai populer sejak krisis keuangan global 2008 di Amerika Serikat, ketika banyak orang menggunakan kalimat "Not in this economy" untuk menggambarkan sulitnya kondisi ekonomi saat itu.
Seiring berkembangnya media sosial, maknanya bergeser menjadi meme yang digunakan secara sarkastis. Kini, hampir semua hal bisa diberi tambahan kalimat "In this economy?" sebagai bentuk candaan bahwa sesuatu terasa terlalu mahal, terlalu berisiko, atau sulit diwujudkan.
Misalnya:
- "Beli rumah? In this economy?"
- "Nikah umur 23? In this economy?"
- "Upgrade iPhone tiap tahun? In this economy?"
- "Ngopi Rp90 ribu? In this economy?"
Kalimat tersebut bukan selalu berarti seseorang tidak mampu, melainkan menyindir realitas ekonomi yang membuat keputusan-keputusan tersebut terasa semakin berat.
Kenapa Disukai Gen Z?
Bagi Gen Z, istilah ini menjadi cara sederhana untuk menggambarkan keresahan mereka terhadap kondisi ekonomi saat ini. Mulai dari harga properti yang terus naik, persaingan kerja yang semakin ketat, hingga biaya hidup yang terus meningkat.
Alih-alih mengeluh secara serius, mereka mengemasnya menjadi humor yang mudah dipahami dan dibagikan di media sosial. Karena itu, frasa "in this economy" sering muncul dalam bentuk meme, video TikTok, hingga komentar di X.
Lebih dari Sekadar Candaan
Meski terdengar lucu, istilah ini juga mencerminkan kegelisahan generasi muda terhadap kondisi ekonomi global dan domestik. Banyak Gen Z menggunakannya untuk menyampaikan bahwa target seperti membeli rumah, menikah muda, atau berinvestasi kini terasa lebih sulit dibanding beberapa tahun lalu.
Karena itu, ketika seseorang berkomentar "In this economy?", yang dimaksud bukan hanya soal uang, tetapi juga menyiratkan, "Dengan kondisi ekonomi seperti sekarang, apakah itu masih realistis?"
Tak heran jika istilah ini terus menjadi bagian dari bahasa internet modern dan diperkirakan masih akan sering muncul selama isu inflasi, biaya hidup, dan ketidakpastian ekonomi masih menjadi perhatian generasi muda.
Jika ingin lebih viral, artikel ini juga bisa dikembangkan dengan contoh-contoh istilah Gen Z lain seperti "delulu", "doom spending", "girl math", "soft saving", atau "loud budgeting" yang sama-sama berkaitan dengan kondisi ekonomi dan gaya hidup. (*)