BISNIS DAILY, PONTIANAK – Persaingan antara Shopee dan TikTok Shop tak hanya memperebutkan jutaan pembeli, tetapi juga jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan secara online. Pertanyaannya, platform mana yang lebih menguntungkan bagi para pelaku usaha?
Jawabannya tidak sesederhana memilih satu pemenang. Keduanya memiliki keunggulan yang berbeda, tergantung jenis produk, cara berjualan, dan target pasar yang dibidik.
Shopee Masih Jadi Andalan Banyak UMKM
Bagi banyak UMKM, Shopee masih menjadi "rumah utama" untuk berjualan. Alasannya, platform ini telah memiliki basis pembeli yang besar dan terbiasa mencari produk melalui fitur pencarian (search).
Artinya, ketika konsumen membutuhkan suatu barang, mereka cenderung langsung membuka aplikasi Shopee dan mengetik nama produk yang dicari.
Selain itu, Shopee menawarkan sejumlah keunggulan bagi penjual, seperti:
- Basis pengguna yang sangat besar.
- Program gratis ongkir yang menarik pembeli.
- Fitur iklan dan promosi yang beragam.
- Sistem penilaian (rating) dan ulasan yang membantu membangun kepercayaan.
- Jaringan logistik yang luas hingga ke berbagai daerah.
Bagi UMKM yang menjual kebutuhan sehari-hari, perlengkapan rumah tangga, fesyen, kosmetik, atau aksesori, Shopee masih menjadi salah satu kanal penjualan yang stabil.
TikTok Shop Unggul untuk Produk yang Mudah Viral
Di sisi lain, TikTok Shop menawarkan pendekatan yang berbeda. Platform ini tidak hanya mengandalkan pencarian produk, tetapi mendorong penjualan melalui video pendek, live streaming, dan konten kreatif.
Bagi UMKM yang mampu membuat konten menarik atau bekerja sama dengan kreator, peluang produknya menjadi viral jauh lebih besar.
Kategori produk seperti makanan ringan, produk kecantikan, perlengkapan rumah, fesyen, hingga aksesori sering kali mengalami lonjakan penjualan setelah dipromosikan melalui video atau siaran langsung.
Namun, strategi ini juga menuntut pelaku usaha untuk terus menghasilkan konten yang kreatif dan konsisten agar tetap muncul di beranda pengguna.
Mana yang Lebih Unggul?
Jika dilihat dari karakteristiknya, masing-masing platform memiliki kekuatan yang berbeda.
Shopee lebih unggul untuk UMKM yang:
- Menjual banyak variasi produk.
- Mengandalkan pencarian pembeli.
- Menginginkan penjualan yang lebih stabil.
- Belum memiliki kemampuan membuat konten secara rutin.
Sementara TikTok Shop lebih cocok bagi UMKM yang:
- Menjual produk dengan tampilan menarik atau mudah didemonstrasikan.
- Aktif membuat video pendek dan live streaming.
- Siap bekerja sama dengan kreator atau afiliator.
- Ingin mengejar pertumbuhan penjualan dalam waktu cepat melalui konten viral.
Banyak UMKM Memilih Bermain di Dua Platform
Sejumlah pelaku UMKM kini tidak lagi memilih salah satu. Mereka justru memanfaatkan keduanya secara bersamaan.
Shopee digunakan sebagai toko utama untuk menerima pesanan dan membangun reputasi, sementara TikTok Shop dimanfaatkan sebagai mesin promosi dan akuisisi pelanggan melalui konten video.
Strategi ini dinilai lebih efektif karena memungkinkan UMKM menjangkau pembeli yang berbeda sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu platform.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, para pelaku usaha menilai keberhasilan tidak lagi ditentukan oleh platform semata. Kualitas produk, pelayanan yang baik, kecepatan pengiriman, serta kemampuan memanfaatkan fitur digital menjadi faktor utama untuk memenangkan hati konsumen.
Dengan kata lain, Shopee dan TikTok Shop bukan hanya pesaing, tetapi juga dapat menjadi dua kanal yang saling melengkapi bagi UMKM yang ingin memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. (*)