Bisnis Daily, PONTIANAK – Pergerakan pasar kripto hari ini masih penuh drama. Harga sejumlah aset digital utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) terpantau bergerak fluktuatif, membuat investor dan trader harus ekstra waspada.
Sejak pagi, Bitcoin terlihat masih berada dalam tekanan jual. Meski sempat mencoba bangkit, harganya belum mampu bertahan lama di zona hijau. Kondisi ini membuat banyak pelaku pasar memilih bersikap hati-hati sambil memantau arah pergerakan selanjutnya.
Sementara itu, Ethereum juga menunjukkan pergerakan yang tidak jauh berbeda. Koin terbesar kedua di dunia ini sempat menguat tipis, namun kembali bergerak datar akibat minimnya dorongan beli dari investor besar.
“Pasar saat ini masih didominasi sentimen wait and see. Banyak investor menunggu kepastian arah sebelum masuk lebih dalam,” ujar salah satu analis kripto.
Sentimen Global Masih Jadi Penekan
Melemahnya pasar kripto tidak lepas dari kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Kebijakan suku bunga, ketegangan geopolitik, hingga pergerakan pasar saham dunia masih menjadi faktor utama yang memengaruhi aset digital.
Selain itu, minat investor terhadap aset berisiko juga masih terbatas. Banyak pelaku pasar memilih mengamankan dana mereka di instrumen yang lebih stabil, sambil menunggu momentum yang tepat untuk kembali masuk ke kripto.
Akibatnya, volume transaksi di sejumlah bursa kripto pun cenderung menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Altcoin Bergerak Beragam
Tak hanya Bitcoin dan Ethereum, sejumlah altcoin juga mengalami pergerakan yang beragam. Beberapa koin mencoba menguat, namun sebagian lainnya masih tertahan di zona merah.
XRP, Solana, dan BNB sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meski belum cukup kuat untuk mendorong tren naik secara menyeluruh. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih mencari keseimbangan baru.
“Selama Bitcoin belum benar-benar stabil, altcoin juga akan sulit bergerak maksimal,” kata seorang trader kripto lokal.
Trader Pilih Strategi Aman
Di tengah kondisi pasar yang belum menentu, banyak trader memilih strategi konservatif. Sebagian memilih menahan aset yang dimiliki (hold), sementara lainnya memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek untuk trading harian.
Investor pemula juga diimbau untuk tidak mudah terbawa emosi pasar. Fluktuasi harga yang cepat bisa memicu keputusan impulsif yang berujung pada kerugian.
Pengamat mengingatkan pentingnya manajemen risiko, seperti penggunaan stop loss dan pembagian modal, agar kerugian bisa ditekan.
Peluang Masih Terbuka
Meski saat ini pasar terlihat lesu, sejumlah analis tetap optimistis terhadap prospek kripto dalam jangka panjang. Mereka menilai fase koreksi seperti sekarang justru bisa menjadi peluang bagi investor yang ingin masuk di harga lebih rendah.
“Dalam sejarah kripto, fase turun selalu diikuti oleh fase pemulihan. Yang penting adalah sabar dan punya strategi,” ujar analis tersebut.
Perkembangan teknologi blockchain, adopsi institusi, serta regulasi yang mulai jelas di sejumlah negara juga dinilai dapat menjadi pendorong positif di masa depan.
Pasar kripto hari ini masih bergerak naik turun dengan sentimen kehati-hatian yang cukup kuat. Bitcoin dan Ethereum masih mencari arah, sementara altcoin bergerak variatif.
Investor dan trader diimbau untuk tetap tenang, disiplin, dan tidak mudah terpancing euforia maupun kepanikan. Dengan strategi yang tepat, kondisi pasar saat ini tetap bisa dimanfaatkan sebagai peluang. (*)