Bisnis Daily, PONTIANAK - Dunia hiburan tak lagi menjadi satu-satunya sumber cuan bagi para artis. Dalam beberapa tahun terakhir, tren bisnis artis global dan Indonesia menunjukkan pergeseran besar: dari sekadar bintang panggung menjadi pengusaha lintas sektor.
Popularitas, personal branding, dan kekuatan media sosial membuat artis kini punya modal besar untuk membangun bisnis yang berkelanjutan.
Tren Bisnis Artis Global
Di tingkat global, banyak selebritas sukses membangun bisnis bernilai miliaran dolar, bahkan melampaui penghasilan dari dunia hiburan.
Beberapa sektor favorit artis dunia antara lain:
Beauty & skincare: artis memanfaatkan kedekatan emosional dengan penggemar
Fashion & luxury brand: dari streetwear hingga high fashion
Minuman & makanan premium: kopi, tequila, wine, hingga healthy drink
Investasi teknologi & startup: fintech, aplikasi, hingga AI
Model bisnisnya pun makin matang. Artis tak hanya menjadi wajah brand, tetapi juga pemilik saham, founder, bahkan pengambil keputusan utama.
Tren Bisnis Artis Indonesia
Di Indonesia, tren serupa juga berkembang pesat. Banyak artis mulai serius membangun bisnis sendiri, baik secara mandiri maupun lewat kolaborasi.
Beberapa bidang bisnis artis Indonesia yang paling populer:
Kuliner (restoran, minuman kekinian, bakery)
Skincare & kosmetik lokal
Media & entertainment company
Properti dan olahraga
Digital content & creative agency
Uniknya, pasar Indonesia yang besar dan aktif di media sosial membuat bisnis artis cepat viral. Namun, tantangannya juga tinggi karena persaingan ketat dan konsumen semakin kritis.
Popularitas Tak Selalu Menjamin
Meski terlihat menjanjikan, bisnis artis tidak selalu mulus. Dalam beberapa kasus, muncul masalah seperti:
kerja sama investasi bermasalah
manajemen yang tidak profesional
konflik mitra bisnis
hingga persoalan hukum
Hal ini menjadi pengingat bahwa popularitas harus diimbangi dengan transparansi dan tata kelola bisnis yang baik.
Tren bisnis artis global dan Indonesia menunjukkan satu hal: selebritas kini adalah brand sekaligus pelaku usaha. Mereka yang mampu mengelola bisnis secara profesional berpotensi membangun kerajaan usaha jangka panjang. Sebaliknya, tanpa manajemen yang solid, bisnis artis justru bisa menjadi bumerang. (*)