Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Cara Mencicil Emas di BSI, Praktis Lewat Aplikasi dan Aman Sesuai Syariah

21 November 2025

Bisnis Daily, PONTIANAK - Investasi emas kini semakin mudah, terutama lewat layanan BSI Cicil Emas dari Bank Syariah Indonesia (BSI). 

Fitur ini memungkinkan nasabah membeli emas batangan Antam secara mencicil dengan sistem syariah, tanpa harus menyiapkan dana besar sekaligus. Prosesnya mudah, cepat, dan semuanya bisa dilakukan lewat aplikasi.

Untuk memulai, nasabah cukup mengunduh dan membuka aplikasi BYOND by BSI. Melalui menu “Investasi”, pengguna bisa membuka rekening emas digital dengan mengisi data diri, memindai KTP, hingga memilih berat emas yang diinginkan. Pilihan gramasi bervariasi, mulai dari 5 gram hingga 100 gram.

Setelah itu, pengajuan cicilan dapat dilakukan lewat menu “Pembiayaan” → “Cicil Emas”. Nasabah tinggal memilih jumlah emas, menentukan tenor 1 hingga 5 tahun, serta melihat simulasi cicilan bulanan agar sesuai dengan kemampuan. Proses ini menggunakan akad murabahah yang transparan, termasuk harga emas, margin, dan total cicilan.

Jika pengajuan disetujui, nasabah membayar uang muka minimal 20 persen dari nilai emas, ditambah biaya administrasi sekitar 1 persen. 

Setelah akad diteken, BSI membeli emas tersebut dan menyimpannya atas nama nasabah. Pemilik bisa memantau kepemilikan emas melalui aplikasi, lengkap dengan status cicilan tiap bulan.

Menariknya, emas fisik bisa diambil setelah cicilan lunas di kantor cabang BSI yang dipilih sebelumnya. Limit pembiayaan juga cukup besar, mencapai Rp150 juta, membuat layanan ini cocok untuk investor pemula hingga tingkat lanjut.

Dengan proses serba digital, cicilan ringan, dan jaminan syariah, BSI Cicil Emas menjadi salah satu pilihan paling praktis untuk mulai berinvestasi emas tanpa harus menunggu tabungan terkumpul. Jika butuh, saya bisa buatkan cover image atau infografisnya juga. (*)

Prev Article
Kabar Gembira! Rumput Laut Bisa Jadi Sumber Keuntungan Baru Indonesia
Next Article
The Rise of AI-Powered Personal Assistants: How They Manage

Related to this topic: