BISNIS DAILY, PONTIANAK — Di balik jalur perdagangan dunia yang sibuk, ada satu titik sempit yang menyimpan sejarah panjang sekaligus peran besar dalam ekonomi global, yakni Selat Bab el-Mandeb. Sejak ribuan tahun lalu, selat ini telah menjadi jalur vital yang menghubungkan berbagai peradaban, dari perdagangan kuno hingga distribusi energi modern.
Berikut 10 fakta sejarah penting tentang Selat Bab el-Mandeb yang bikin kamu makin paham betapa krusialnya jalur ini:
1. Jalur Dagang Sejak Zaman Kuno
Sejak ribuan tahun lalu, selat ini sudah dipakai oleh Mesir Kuno, Romawi, dan pedagang Arab untuk perdagangan rempah, emas, dan dupa.
2. Penghubung Tiga Benua
Bab el-Mandeb jadi jalur penting yang menghubungkan Afrika, Asia, dan Eropa dalam satu rute perdagangan.
3. Jalur Penyebaran Islam
Pada abad pertengahan, selat ini berperan dalam penyebaran Islam dari Jazirah Arab ke Afrika Timur.
4. Sering Jadi Rebutan
Karena strategis, wilayah ini sering diperebutkan oleh kerajaan lokal, kekuatan Arab, hingga imperium besar
5. Dikuasai Inggris di Era Kolonial
Britania Raya menguasai pelabuhan penting seperti Aden untuk mengontrol jalur ke India.
6. Makin Penting Setelah Terusan Suez Dibuka
Sejak Terusan Suez dibuka tahun 1869, selat ini jadi jalur utama perdagangan Eropa–Asia.
7. Terlibat dalam Konflik Global
Selat ini terdampak berbagai konflik besar, termasuk ketegangan Timur Tengah dan perang regiona
8. Jalur Minyak Dunia
Sejak abad ke-20, Bab el-Mandeb jadi jalur penting distribusi minyak dari Timur Tengah ke Eropa dan Amerika.
9. Rawan Pembajakan
Dalam beberapa dekade terakhir, kawasan ini sempat dikenal rawan pembajakan kapal, terutama dari wilayah sekitar Afrika Timur.
10. Pengaruhnya Sampai Global
Gangguan di selat ini bisa memicu:
- kenaikan harga minyak
- gangguan logistik dunia
- tekanan ekonomi global