Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Tunggu Dulu! Apakah Sekarang Saatnya Investasi Emas?

05 February 2026

Bisnis Daily, PONTIANAK — Harga emas dunia menunjukkan dinamika kuat di awal 2026 dan memicu pertanyaan besar di kalangan investor maupun masyarakat umum: apakah sekarang waktu yang tepat untuk berinvestasi emas?

Beberapa bank besar global masih menaruh pandangan optimistis terhadap logam mulia ini, melihatnya sebagai instrumen pertahanan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Menurut J.P. Morgan, harga emas diproyeksikan bisa mencapai US$6.300 per ounce pada akhir 2026, didorong oleh permintaan kuat dari bank sentral dan investor institusional. Proyeksi ini mencerminkan keyakinan lembaga keuangan terhadap permintaan jangka panjang terhadap logam mulia.

Sementara itu, analis di berbagai platform juga mencatat bahwa emas telah mencatat reli signifikan dalam beberapa waktu terakhir, bahkan setelah mengalami koreksi tajam yang sempat membuat harga turun hampir 10 % dalam satu sesi perdagangan global.

Di sisi lain, data terbaru juga menunjukkan momentum pasar yang tetap menarik. Investor global dilaporkan mengalihkan dana ke emas dan produk terkait seperti ETF (Exchange Traded Funds) sebagai bagian dari strategi aman (safe haven) menghadapi gejolak ekonomi dan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.

Harga Baru, Peluang Baru — atau Risiko?

Harga emas sempat mencapai rekor tertinggi dan kemudian melakukan penurunan tajam dalam beberapa hari perdagangan terakhir, sebuah fenomena yang sering muncul di pasar komoditas ketika investor mengambil keuntungan (profit taking) setelah reli panjang.

Banyak analis mengatakan bahwa fluktuasi harga ini merupakan cerminan dari dinamika pasar global yang masih penuh ketidakpastian — dan sekaligus menunjukkan bahwa strategi waktu pasar (timing) menjadi sangat penting bagi investor.

Sementara itu laporan lain menunjukkan harga emas kini tetap menarik perhatian meskipun ada koreksi harga di beberapa sesi. Hal ini menunjukkan investor tetap melihat emas sebagai instrumen perlindungan aset meski volatilitas jangka pendek tetap menyelimuti pasar.

Apa Maknanya bagi Investor Indonesia?

Untuk investor di Indonesia, fenomena harga emas global ini turut dirasakan di pasar domestik. Lonjakan dan penurunan harga beberapa kali terjadi di pasar logam mulia Indonesia, baik di segmen fisik maupun digital, mencerminkan pengaruh pasar global terhadap harga lokal.

Para analis menyarankan agar investor mempertimbangkan tujuan investasi mereka secara jelas sebelum memutuskan masuk ke pasar emas. Emas sering dianggap cocok bagi mereka yang mencari perlindungan nilai (hedge) jangka menengah hingga panjang, terutama di tengah prospek inflasi atau gejolak ekonomi jangka panjang.

Namun demikian, bila tujuan investasi adalah untuk keuntungan cepat dalam jangka pendek, investor perlu berhati-hati terhadap risiko volatilitas pasar yang tinggi.

 

Prev Article
BPS Soal Inflasi Tahunan Januari 2026: Melonjak 3,55 Persen, Terimbas Diskon Tarif Listrik
Next Article
The Rise of AI-Powered Personal Assistants: How They Manage

Related to this topic: