BISNIS DAILY, PONTIANAK - .CNG atau (Compressed Natural Gas) adalah gas alam yang dipadatkan dan digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, pengganti bensin atau solar.
Umumnya CNG dipakai untuk:
- mobil angkutan umum,
- bus,
- truk,
- bahkan kendaraan pribadi yang dimodifikasi.
Bahan utamanya adalah gas bumi (metana) yang dikompresi dalam tabung bertekanan tinggi.
Apa Keuntungan CNG bagi Masyarakat?
1. Lebih Murah
Harga CNG biasanya lebih rendah dibanding bensin atau solar, sehingga:
- biaya transportasi bisa turun,
- ongkos operasional kendaraan lebih hemat,
- berpotensi menekan tarif angkutan umum.
2. Lebih Ramah Lingkungan
CNG menghasilkan:
- asap lebih sedikit,
- emisi karbon lebih rendah,
- polusi udara lebih ringan dibanding solar.
Karena itu sering disebut bahan bakar “lebih bersih”.
3. Mesin Lebih Bersih
Pembakaran gas lebih stabil sehingga:
- kerak mesin lebih sedikit,
- oli lebih awet,
- mesin bisa lebih tahan lama.
4. Mengurangi Ketergantungan Impor BBM
Kalau suatu negara punya cadangan gas besar, penggunaan CNG membantu:
- mengurangi impor minyak,
- menjaga devisa negara,
- memperkuat ketahanan energi.
Indonesia sendiri punya cadangan gas bumi cukup besar.
Kelemahan CNG
1. SPBG Masih Sedikit
Stasiun pengisian gas (SPBG) belum sebanyak SPBU bensin.
Ini jadi masalah utama karena pengguna sulit isi ulang di banyak daerah.
2. Kendaraan Harus Dimodifikasi
Mobil bensin biasa perlu:
- converter kit,
- tabung gas khusus,
- instalasi tambahan.
Biayanya bisa jutaan rupiah.
3. Bagasi Bisa Berkurang
Tabung CNG cukup besar dan berat, sehingga:
- memakan ruang bagasi,
- membuat kendaraan lebih berat.
4. Tenaga Kadang Sedikit Berbeda
Pada beberapa kendaraan lama:
- akselerasi terasa lebih ringan dibanding bensin,
- performa bisa sedikit turun.
Namun teknologi baru sudah jauh lebih baik.
5. Risiko Kebocoran
Walau relatif aman jika sesuai standar, tetap ada risiko:
- kebocoran gas,
- tekanan tabung tinggi,
- perlu perawatan rutin dan pemeriksaan berkala.
Dampaknya bagi Masyarakat
Jika infrastrukturnya siap, CNG bisa:
- membuat biaya transportasi lebih murah,
- menekan polusi kota,
- membantu ekonomi masyarakat.
Namun jika SPBG minim dan konversi mahal, masyarakat bisa kesulitan beralih dari BBM biasa.
Beberapa negara seperti Pakistan, India, dan Iran sudah lama memakai CNG untuk transportasi umum karena dianggap lebih hemat. (*)