Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Sekali Jalan Prabowo ke Luar Negeri Bisa Habiskan Ratusan Miliar, Ini Komponennya

23 September 2026

PONTIANAK, BISNIS DAILY – Biaya perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri menjadi sorotan di tengah tingginya frekuensi lawatan internasional sejak menjabat sebagai Presiden RI.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyebut satu kali perjalanan Presiden ke luar negeri bisa menelan biaya puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Menurut Dino, biaya tersebut bukan hanya untuk perjalanan Presiden. Ada sejumlah komponen lain yang ikut membentuk total biaya kunjungan.

Komponen itu antara lain rombongan tim pendahulu, pesawat, hotel, logistik, konsumsi, protokoler, pengamanan, uang harian delegasi dan perangkat pendamping, serta berbagai kebutuhan lainnya.

“Dalam perhitungan kami, dari seluruh pemimpin dunia, Presiden Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri,” kata Dino dalam pernyataannya pada akhir Mei 2026.

Dino kemudian menyoroti konsekuensi anggaran dari tingginya frekuensi tersebut. Menurut dia, sekali perjalanan luar negeri dapat mengeluarkan biaya puluhan bahkan ratusan miliar rupiah. Karena itu, Dino mendorong agar perjalanan yang tidak benar-benar membutuhkan kehadiran langsung Presiden dapat digantikan dengan komunikasi virtual.

Ia mengusulkan penggunaan video call, Zoom atau sambungan telepon untuk komunikasi dengan pemimpin negara lain apabila agenda tersebut dapat dilakukan tanpa pertemuan langsung. Namun, angka puluhan hingga ratusan miliar rupiah tersebut merupakan perhitungan dan pernyataan Dino Patti Djalal, bukan angka resmi pemerintah untuk satu perjalanan Presiden.

Pemerintah sendiri memberikan penjelasan berbeda mengenai pengelolaan biaya perjalanan luar negeri Presiden. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut jumlah rombongan Presiden saat ini dibatasi sekitar 50 hingga 60 orang maksimal. Teddy juga mengatakan apabila terdapat kelebihan biaya dari anggaran yang telah disediakan negara, kelebihan tersebut ditanggung secara pribadi oleh Presiden Prabowo.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa kunjungan luar negeri Presiden memiliki agenda diplomasi dan kepentingan strategis yang tidak seluruhnya dapat dilakukan melalui pertemuan virtual. Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman mengatakan sejumlah urusan strategis membutuhkan pertemuan langsung.

Dengan demikian, belum terdapat angka resmi yang dipublikasikan pemerintah mengenai biaya setiap kali Prabowo melakukan perjalanan ke luar negeri. Angka ratusan miliar yang beredar merupakan estimasi yang disampaikan Dino berdasarkan perhitungan dan pengalamannya sebagai diplomat.

Yang menjadi sorotan bukan hanya berapa kali Presiden bepergian ke luar negeri, tetapi juga berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk setiap perjalanan dan seberapa transparan penggunaan anggaran tersebut kepada publik.

Prev Article
Berapa Biaya Prabowo Sekali ke Luar Negeri? Angkanya Tak Dibuka Pemerintah

Related to this topic: