BISNIS DAILY, PONTIANAK – Penguatan perguruan tinggi di Kalimantan menjadi perhatian dalam pertemuan antara pemerintah, DPR RI, dan pimpinan kampus yang digelar di Universitas Balikpapan, Rabu (6/5).
Melalui kegiatan Intimate Meeting dan kuliah umum bertema “Strategi Peningkatan Mutu dan Kompetensi Pendidikan Tinggi di Indonesia”, pemerintah menegaskan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan tinggi di luar Pulau Jawa, termasuk di wilayah Kalimantan yang dinilai memiliki posisi strategis untuk masa depan Indonesia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto mengatakan kampus di daerah memiliki peran besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan melahirkan inovasi berbasis teknologi.
Menurutnya, Indonesia tidak bisa menjadi negara maju tanpa penguatan sektor pendidikan tinggi, riset, dan penguasaan sains teknologi di seluruh wilayah.
“Perguruan tinggi harus menjadi tempat lahirnya inovasi dan SDM unggul yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Sorotan khusus juga datang dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang menilai Kalimantan Timur kini menjadi wilayah strategis seiring pembangunan dan perkembangan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Karena itu, menurutnya, penguatan kampus di Kalimantan harus menjadi perhatian bersama agar tidak tertinggal dari daerah lain.
“Perguruan tinggi unggul tidak boleh hanya terpusat di kota besar. Kalimantan punya posisi strategis sebagai wilayah masa depan Indonesia,” katanya.
Kepala LLDikti Wilayah XI, Muhammad Akbar menyebut forum tersebut menjadi kesempatan penting bagi kampus-kampus di Kalimantan untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah pusat.
Sementara itu, Rektor Universitas Balikpapan, Isradi Zainal memastikan perguruan tinggi di Kalimantan siap mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional.
Ia menegaskan kampus di Kalimantan akan terus memperkuat kualitas pembelajaran, kompetensi lulusan, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi agar mampu menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia.
Pertemuan yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Kalimantan Timur itu menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan SDM dan riset di Kalimantan kini mulai mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah pusat. (*)