Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Bisnis Properti Mana yang Paling Aman di 2026? Ini Jawabannya

22 January 2026

Bisnis Daily, PONTIANAK - Di tengah kondisi ekonomi yang masih naik-turun, banyak pelaku usaha dan investor mulai bertanya: bisnis properti apa yang paling aman di 2026?

Jawabannya, bukan yang paling mewah, tapi yang paling dibutuhkan pasar.

Saat daya beli belum sepenuhnya pulih, masyarakat cenderung memilih properti yang realistis, terjangkau, dan fungsional. Inilah segmen yang justru bertahan saat pasar melambat.

1. Rumah Subsidi & Rumah Terjangkau

Segmen ini masih jadi primadona.

Rumah subsidi, rumah tipe kecil, dan perumahan harga terjangkau terus diburu, terutama oleh:

  • pasangan muda

  • pekerja baru

  • pembeli rumah pertama

Didukung program pemerintah, KPR bersubsidi, dan insentif pajak, segmen ini relatif paling stabil di tengah perlambatan.

Cocok buat developer kecil-menengah dan investor jangka panjang.

2. Kontrakan & Kos-Kosan Strategis

Bisnis sewa masih jadi ladang aman.

Selama masih ada:

  • mahasiswa

  • pekerja rantau

  • karyawan proyek

maka kontrakan dan kos akan tetap hidup.

Lokasi dekat kampus, rumah sakit, kawasan industri, dan pusat kota jadi kunci utama.

Untungnya mungkin nggak instan, tapi konsisten.

3. Ruko Kecil & Kios UMKM

Ruko besar mulai sepi, tapi ruko kecil dan kios UMKM justru bertahan.

Banyak pelaku usaha kecil butuh tempat jualan, gudang, atau base online shop. Ruko ukuran kecil di kawasan ramai masih punya pasar.

Cocok buat investor yang cari passive income.

 4. Gudang & Properti Logistik

Ini segmen yang lagi naik diam-diam 📦

Seiring berkembangnya e-commerce dan bisnis online, kebutuhan gudang kecil-menengah makin tinggi, terutama di pinggiran kota dan jalur distribusi.

Potensi jangka panjangnya besar.

5. Rumah Konsep Hemat & Ramah Lingkungan

Hunian minimalis, hemat listrik, dan ramah lingkungan mulai diminati, terutama generasi muda.

Rumah dengan:

  • ventilasi bagus

  • pencahayaan alami

  • desain simpel

lebih cepat laku dibanding rumah besar tapi boros. (*)

 

 

 

Prev Article
Properti 2026: Nggak Mudah, Tapi Masih Ada Harapan
Next Article
The Rise of AI-Powered Personal Assistants: How They Manage

Related to this topic: