Bisnis Daily, PONTIANAK - Nama Meng Chung mungkin tidak sepopuler merek SilverQueen di mata publik Indonesia. Namun di balik layar, ia adalah salah satu figur penting yang membawa cokelat legendaris ini melangkah lebih jauh—bukan hanya bertahan di pasar lokal, tapi juga menguat sebagai pemain regional.
Meng Chung adalah pendiri sekaligus tokoh kunci Delfi Group, perusahaan makanan dan cokelat yang berbasis di Singapura dan beroperasi di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Bukan Pendiri SilverQueen, Tapi Penguatnya
Meng Chung bukan pendiri SilverQueen. SilverQueen lahir jauh lebih dulu di Garut, Jawa Barat, lewat PT Perusahaan Industri Ceres yang didirikan keluarga Husein.
Peran Meng Chung datang kemudian, saat Delfi Group mengakuisisi dan mengembangkan Industri Ceres. Dari sinilah SilverQueen memasuki fase baru—lebih modern, lebih terstruktur, dan lebih kuat secara bisnis.
Visi Regional, Akar Lokal
Sebagai pengusaha, Meng Chung dikenal memiliki visi membangun brand lokal yang kuat di pasar Asia, bukan sekadar menjadi produsen massal. Di bawah Delfi Group, SilverQueen tidak “diubah” menjadi produk asing, melainkan dipertahankan identitas Indonesianya.
Produksi tetap dilakukan di Indonesia, rasa khas tetap dijaga, dan positioning SilverQueen sebagai cokelat ikonik nasional tidak digeser.
Delfi Group dan Jaringan Besar
Delfi Group di bawah Meng Chung menaungi berbagai merek cokelat dan makanan ringan di Asia Tenggara. Strateginya sederhana tapi konsisten:
memperkuat brand yang sudah dipercaya konsumen
menjaga kualitas rasa
memperluas distribusi tanpa menghilangkan karakter asli produk
Pendekatan ini membuat SilverQueen tetap relevan, meski industri cokelat global makin kompetitif dan dipenuhi merek internasional.
Low Profile, High Impact
Seperti banyak pengusaha Asia lainnya, Meng Chung dikenal low profile. Ia jarang tampil di media, minim sensasi, dan lebih fokus pada ekspansi bisnis jangka panjang. Namun dampaknya nyata. Di bawah kepemimpinannya, Delfi Group tumbuh menjadi salah satu pemain utama industri cokelat di kawasan, dan SilverQueen tetap bertahan sebagai market leader di Indonesia.
Meng Chung dalam Cerita SilverQueen
Jika keluarga Husein adalah perintis, maka Meng Chung adalah penguat dan penjaga kesinambungan. Tanpa menghapus sejarah, ia membawa SilverQueen masuk ke era industri modern—lebih efisien, lebih luas jangkauannya, dan lebih siap bersaing. (*)